2011 in review

Blog ini dilihat sekitar 1,300 kali di tahun 2011.

Pada tahun 2011, ada 12 posting baru, menjadikan total arsip dalam blog ini berjumlah 43 posting. Ada 39 foto diupload, mengambil total 9MB. Itu sekitar 3 gambar per bulan.

Hari tersibuk tahun 2011 11 Januari dengan 62 kali dilihat pengunjung. Posting yang paling populer hari itu Volcano Tour.

Beberapa pengunjung yang mengunjungi blog ini, sebagian besar mencari tulisan Masjid Mataram, Jogja Library CenterSejarah Masjid Mataram Kotagede, dan Jurnalisme Baru.

Continue reading

Live Streaming Concert: NONTON KONSER DARI RUMAH

Ada yang bilang kalo Internet tuh perpanjangan tangan Tuhan! Berlebihan? Jelas. Tapi yang pasti, internet udah ngasih banyak banget kemudahan buat seluruh umat manusia di dunia. (halah..!)

Salah satunya adalah buat menikmati musik. Saat ini, semuanya bisa kita lakukan dari dalam kamar, hanya bermodalkan internet. Termasuk nonton koser Band idola (walaupun Sheila On 7 belum).

Nggak cuma rekaman konser yang udah berlangsung, berkat kecanggihan teknologi, saat ini kita bisa nonton konser live yang sedang berlangsung di belahan dunia sana. Belakangan, konser musik yang di-live streaming emang udah jadi tren sendiri.

Meskipun gak bisa dipungkiri bahwa masih lebih nikmat nonton konser di lokasinya secara langsung. Tapi kan, live streaming bisa jadi alternatif lain daripada harus ngeluarin ongkos yang mahal buat datang ke lokasi. Kecuali buat bayar sambungan internet sama tarif listrik.

Continue reading

Internet Radio & Online Music Store

MASIH PERLU ADAPTASI

Intenet radio adalah hal lain yang juga menggemparkan. Konsep radio yang bisa didengarkan lewat internet ini juga menawarkan sesuatu yang unik dan menarik. Apalagi dengan playlist mereka yang biasanya beda dari radio komersial pada umumnya.

Hal ini juga lagi berkembang pesat di Indonesia. Salah satu eksponennya adalah Stoned College. Internet radio  streaming yang mengudara di kawasan Cinere, Jakarta ini banyak muterin lagu-lagu indie yang belakangan juga lagi banyak digandrungi anak muda.

Kalo ngomomgin legalitas, mungkin online music store lah yang masih sedikit bermasalah. Pembelian karya musik di dunia maya, sedikit banyak emang mempengaruhi gaya hidup. Makin dikit aja orang yang beli musik dalam bentuk fisik. So, para musisi dan pelaku industri musik pun harus mulai beradaptasi dengan kemajuan ini.

DIGITAL IS THE FUTURE

Melalui teknologi terkini, semua hal berbau musik pun tidak ingin ketinggalan menyerap modernitas. Lagu, album, label rekaman, rekaman video, bahkan konser live pun bisa dinikmati lewat canggihnya teknologi.

Sejak dunia musik Indonesia memasuki era digital tahun 90-an, musik pun bisa disampaikan dalam bentuk yang lebih variatif. Mulai dari format digital yang masih berbentuk fisik CD, sampai seperti sekarang yang murni dalam bentuk file-file digital. Dengan kata lain, kemasan musik tidak lagi bisa disentuh.

Semakin heboh lagi karena belakangan ini musik di Internet makin menggila. Tentu saja semua fasilitas ini membuat tantangan semakin mengasyikkan. Hampir semuanya sekarang hadir di dunia maya. Dan, serunya lagi apresiasi pecinta musik Indonesia pun mulai berkembang.

Lihat saja kiprah radio internet, atau musik on line. Situs berbasis internet radio dan komunitas musik ini punya pengunjung yang luar biasa banyak.

Belum puas dengan internet radio? Santai.. Sekarang, musik juga bisa dibeli secara legal lewat toko musik on line.

Nah, kalo pengen yang gratisan tapi legal, sekarang ini ada yang namanya net label. Sebuah record label yang berbasis internet, yang semua rilisannya dibuat dalam bentuk digital. Mulai dari lagu, sampai art worknya bisa kita download secara gratis. Nggak usah takut dosa, soalnya semuanya resmi dan dengan izin sang artis sebagai pemilik karya.

Continue reading