JOGJA LIBRARY CENTER


J L CBerdiri tahun 1942 pada zaman Kerajaan Mataram, tepatnya pada masa
Pemerintahan Raja Aman Kurat I, terletak di Jalan Malioboro, kota Yogyakarta.
Bangunan ini masih mengadaptasi gaya arsitektur kuno, karena memang bangunan ini masih merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan zaman penjajahan Belanda dahulu. Walaupun bekas penjajah, tetapi sekarang hak milik bangunan ini sudah diambil alih oleh pihak Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di tahun 2006, bangunan ini mengalami renovasi karena sempat terkena dampak dari gempa dahsyat yang mengguncang kota Yogya pada waktu itu. Namun, tidak banyak perubahan yang dilakukan. Hal ini telihat pada lampu dengan desain kuno yang masih tetap terpajang di beberapa sudut ruangan, walaupun ada juga penambahan unsur penerangan dengan gaya modern.

“JLC setiap harinya dibuka untuk umum mulai jam 8 pagi hingga jam 2 siang. Kecuali pada hari Sabtu, tempat ini hanya melayani pengunjung sampai dengan jam 1 siang. Dan pada hari Minggu perpustakaan ini tutup. Tempat ini paling sering dikunjungi oleh Mahasiswa yang hendak menyusun skripsi. Umumnya, tujuan mereka datang ke tempat ini adalah untuk mencari referensi guna menyelesaikan tugas akhirnya,” ujar Sudaryono(32), sang Librarian. JLC yang merupakan pusat pustaka data, di dalamnya berisi koleksi beberapa surat kabar terbitan Nasional, mulai dari zaman dahulu hingga sekarang koleksinya selalu di up-date setiap harinya.
Beberapa surat kabar tersebut, di antaranya: Kompas, Suara Merdeka, Sinar
Harapan, Suara Karya, dan Kedaulatan Rakyat. Selain itu, juga terdapat majalah-majalah, seperti GATRA dan TEMPO. Tidak ketinggalan pula, segala arsip Berita-berita Nasional (BERNAS) pun ada di tempat ini.

Gedung JLC terdiri dari 2 lantai. Di lantai 1 terdapat 4 ruangan, yakni Lobby
Utama yang difungsikan sebagai ruang baca, Ruang Pustaka Nusantara yang berisi arsip sejarah Nasional, Ruang Koleksi Netherlands yang di dalamnya berisi surat-surat pada zaman kolonial dan Ruang Digital Library yang sudah memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam hal ini adalah penggunaan Internet guna memudahkan pembaca dalam melakukan pencarian daftar pustaka. Sedangakan di lantai 2 dibagi menjadi 3 ruangan, yaitu Ruang Baca, Ruang Staff dan satu ruangan lagi yang dikhususkan untuk surat kabar Kedaulatan Rakyat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s