IASPKC mana suaranya, gaes…
(Sumber foto: FB YSPKC) – with Lamia, Alymatin, Pradana, Wiqe, Annur, Tedi, Oriza, Diyar, ieka, Arlia, Haris, and Bella

View on Path

KOLOM AGAMA

Tidak mudah menemukanmu di kolom agama.
Bahkan di kolom itu kau belum tentu ada.

Maka aku pergi menemuimu di sebuah kolom tersembunyi, kolom yang terlihat oleh negara.
Kau memandangku dengan gentar.
Mungkin kau mengira aku akan menanyakan agamamu. Atau kau menduga aku akan mengancammu: “Bukan kau yang memilih, melainkan aku yang menentukan, agamamu!”

Pelan-pelan kau mendekat, mendekati takutmu:
“Ini kolom cinta, bukan kolom agama.
Di kolom ini agama adalah ciuman indah tak bernama, pelukan penyembuh luka.”
Kauberikan selembar KTP padaku;
kuisi kolom agama di KTP-mu dengan agamaku.

Berapa agamamu? Jawabmu adalah kumandang yang melampaui agama ketika magrib tiba.

(Joko Pinurbo, 2014)

View on Path

Jika kamu sudah bekerja, transportasimu (masih) pakai BBM subsidi, pantaskah marah-marah dan menghujat mereka yg memangku jabatan?

Jika kamu mahasiswa, sudahkah semestermu mencapai 2 Digit? Jika belum & tidak punya rencana ke arah sana, juga hanya ngurusi perutnya sendiri tanpa pernah turun ke jalan, mengadvokasi wong cilik secara langsung karena keserakahan penguasa, jangan dulu bicara kenaikan harga BBM. Malu!

View on Path